Minggu, 27 Juni 2021

"Hari Lahir Pancasila Sebagai Spirit Perjuangan Mahasiswa"

 


Seminar Kebangsaan

Eksistensi Pancasila di Era Milenial


Jum'at 18 Juni 2021, Auditorium FUAD Lt4.


Dalam suatu pembahasan menarik bersama Kang Bahrul memberikan beberapa statment. Salah satu nya ialah "Di Era Milenial ini, Pancasila hanya dipahami secara ritual". Dalam artian, pengaplikasian Pancasila dalam kehidupan itu sudah mulai hilang seiring berjalannya waktu, karena pembelajaran di kelas yang sudah tidak pernah dipraktikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial.


Kang Bahrul pun, memberikan dua referensi dalam mempresentasikan 'Eksistensi Pancasila di Era Milenial'. Pertama, buku "Mata Air Keteladanan" karangan Yudhi Lathief yang menceritakan tentang keteladanan para tokoh Bangsa Indoensia. Dan kedua, buku "Detachment" yaitu film yang mencoba mengubah pola pikir mahasiswa nya.


Dan, Kang Bahrul memberikan penerangan pula kepada para Mahasiswa yang mengutip Ilmuan German "Semua yang bohong, kalau diucapkan berkali-kali itu akan menjadi kebenaran". Dan, itu semua terjadi pada Era Sosial Media saat ini.


Menurut nya Pun, "Kita tidak akan tahu orang yang mendapatkan informasi itu akan berespresi seperti apa". Tentu, kalangan Mahasiswa seharus nya lebih mendahulukan suatu yang fakta ketimbang 'perjudaise' (prasangka). Tapi, semua itu pun tergantung cara pandang nya masing-masing.


Dan, "Kita boleh berbeda secara pengetahuan dan pemahaman, tapi Kita pun harus bersama dalam membangun Bangsa".


Terakhir, Ia memberikan saran untuk Gen Milenial:


Pertama, "Membangun Gerakan Sadar Hukum".


Kedua, "Membiasakan diri untuk membaca dan mencintai ilmu".


Ketiga, "Melakukan Gerakan yang bersifat Kolaborasi".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peran dan Kondisi Media Massa dan Demokrasi di Indonesia

​ Peran dan Kondisi Media Massa dan Demokrasi di Indonesia                              FAHRIZAL HISBULAH (11200510000130) Program Studi Kom...