Pada malam ini, rasionalika mendiskusikan empat tulisan beliau yaitu:
1. Kajian hadis di era global.
2. Dinamika studi hadis di PP Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang: Dari Klasik hingga Ma'had aly.
3. Model-model Living hadis Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
4. fenomena isbal dan memanjangkan jenggot: Analisis Sejarah-Sosial Hadis Nabi Muhammad.
Pada rasionalika tersebut Ustad Hanif berpesan:
"Kita tidak cukup memahami teks hadis saja, tapi bagaimana teks hadis tersebut hadir di tengah masyarakat."
"Sunnah atau hadis memang pedoman hidup, tapi bagaimana menyandangkan sunnah dengan budaya lokal/local wisdom."


Tidak ada komentar:
Posting Komentar